JAKARTA - Banjir Jakarta kembali menelan korban
jiwa. Kali ini seorang warga bernama Abdul Aziz (42) ditemukan mengapung
di rumahnya yang tergenang air di RT 07/RW 03, Kampung Melayu,
Jatinegara, Jakarta Timur, dini hari tadi.
Korban diketahui bernama Thio Hok Lim. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas air oleh keponakannya saat hendak masuk ke rumah.
"Tadi pagi pas keponakannya buka pintu rumah, korban sudah tengkurap di atas air. Disenggol-senggol nggak tahunya sudah meninggal dunia," kata salah satu warga, Sulastri (42) di lokasi kejadian, Senin (20/1/2014).
Sementara itu, Kapolsek Jatinegara, Kompol Suminto menuturkan, korban diketahui mengidap penyakit epilepsi. Sejak banjir merendam rumahnya, penyakit yang diidap korban sejak kecil itu seringkali kambuh.
"Menurut informasi yang kita dapat, korban punya epilepsi. Dan sudah tiga hari sering kambuh," ujar Suminto.
Jenazah korban saat ini tengah disemayamkan di salah satu tenda pengungsian. Sejumlah kerabat dan keluarga membacakan ayat suci Al Quran.
Suminto juga mengatakan, seorang warga juga dikabarkan terbawa arus banjir. Korban yang diketahui berinisial K (65) diduga tercebur ke Kali Ciliwung saat buang air sekira pukul 05.00 WIB.
"Informasinya disebutkan korban berinisial K, tadi pagi sekira pukul 05.00 WIB saat sedang buang air," kata Suminto.
Saat ini polisi sedang menyelidiki kebenaran informasi tersebut. Tim Evakuasi juga saat ini tengah diterjunkan untuk mencari korban.
Sebelumnya, data sementara dari Pusdalops BPBD DKI Jakarta mencatat tujuh orang dinyatakan meninggal dunia sejak banjir melanda Ibu Kota Jakarta. (crl)
Korban diketahui bernama Thio Hok Lim. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas air oleh keponakannya saat hendak masuk ke rumah.
"Tadi pagi pas keponakannya buka pintu rumah, korban sudah tengkurap di atas air. Disenggol-senggol nggak tahunya sudah meninggal dunia," kata salah satu warga, Sulastri (42) di lokasi kejadian, Senin (20/1/2014).
Sementara itu, Kapolsek Jatinegara, Kompol Suminto menuturkan, korban diketahui mengidap penyakit epilepsi. Sejak banjir merendam rumahnya, penyakit yang diidap korban sejak kecil itu seringkali kambuh.
"Menurut informasi yang kita dapat, korban punya epilepsi. Dan sudah tiga hari sering kambuh," ujar Suminto.
Jenazah korban saat ini tengah disemayamkan di salah satu tenda pengungsian. Sejumlah kerabat dan keluarga membacakan ayat suci Al Quran.
Suminto juga mengatakan, seorang warga juga dikabarkan terbawa arus banjir. Korban yang diketahui berinisial K (65) diduga tercebur ke Kali Ciliwung saat buang air sekira pukul 05.00 WIB.
"Informasinya disebutkan korban berinisial K, tadi pagi sekira pukul 05.00 WIB saat sedang buang air," kata Suminto.
Saat ini polisi sedang menyelidiki kebenaran informasi tersebut. Tim Evakuasi juga saat ini tengah diterjunkan untuk mencari korban.
Sebelumnya, data sementara dari Pusdalops BPBD DKI Jakarta mencatat tujuh orang dinyatakan meninggal dunia sejak banjir melanda Ibu Kota Jakarta. (crl)
Sumber : OKEZONE

Posting Komentar